
Fans MU & Liverpool Juga Sayang Lampard
Minggu, 17 Agustus 2008
pokokebalbalan: London - Setelah ibunda tercinta tutup usia, Frank Lampard yang tengah dilanda kesedihan menuai dukungan dari fans klub-klub selain timnya, Chelsea. Itu jadi satu alasan kuat Lampard urung hijrah ke Italia.
Lampard sempat dinantikan Jose Mourinho, bekas manajer Chelsea, di Inter Milan. Namun pada akhirnya gelandang andalan "Si Biru" itu memantapkan keputusan untuk tak hijrah.
Kans kepindahan ke "Nerazzuri" sebenarnya sudah sempat dipikirkan Lampard. Apalagi di Inggris sejumlah cibiran sempat menderanya.
Fans West Ham, klub yang dibela Lampard sebelum Chelsea, masih saja mengutuki kepindahan dirinya. Fans Inggris pun tak jarang melontarkan kritik kepadanya karena tak pernah bisa tampil semengilap di klub.
Sudah begitu, fans Chelsea sendiri juga ada yang mencibir karena Lampard dinilai cuma setia di Stamford Bridge semata karena uang. Ditambah dengan kematian ibunya, Pat, Italia jelas jadi opsi menarik buat Lampard untuk memulai dari awal.
Akan tetapi, fans pulalah yang akhirnya membuat Lampard urung pindah. Ribuan surat dukungan, klaim Lampard, dialamatkan kepada dirinya setelah ibunya meninggal, meminta dia tetap tabah.
"Ribuan dikirim ke tempat latihan dari fans Chelsea, juga ada kiriman puisi dari Irlandia. Aku menerima surat dari berbagai orang yang sudah pernah menderita dan itu sangat membantuku. Juga sangat penting karena aku menerima banyak surat dari fans West Ham, Manchester United dan Liverpool," ujar Lampard seperti diberitakan News of The World, Minggu (17/8/2008).
Cibiran yang acap diterimanya dari fans bisa jadi membuatnya lama kelamaan bersikap sinis, namun surat dukungan tersebut mampu mengikisnya.
"Itu adalah angin segar buatku karena terkadang sepakbola bisa membuat Anda sinis satu sama lain dan Anda lupa tentang hal yang benar-benar penting. Aku menyadari apa yang penting ketika aku menerima surat dari pendukung West Ham menyatakan belasungkawa."
"Terkadang Anda bisa lebih terhubung dengan orang-orang yang pernah mengalami hal serupa dengan yang Anda alami sendiri. Itu membuatku sadar kalau aku ada di lingkungan yang tepat," papar dia.
Lampard juga mengaku sudah membaca semua surat dukungan yang diterimanya dan saat ini tengah berupaya membalas setiap surat itu. "Akan butuh waktu tapi aku ingin menulis (balasan) kepada setiap orang."
"(Membalas surat-surat) Itu sangatlah penting karena walau aku sedang sedih saat membaca surat-surat itu, dan untuk sesaat mereka juga menambah kesedihanku, itu semua sangat membantu," demikian dia. (dtc/krs/krs)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar